Jenis Perguruan Tinggi di Jerman

Jerman mengenal dua jenis perguruan tinggi, yakni Universitas, dengan segala modelnya, dan Fachhochschule atau dikenal dalam bahasa Inggris, University of Applied Science. Jumlah perguruan tinggi di Jerman saat ini 355 (Stand 2003), rinciannya dapat dilihat dalam tabel dibawah ini.

Universitas --> 91
Sekolah Tinggi Gabungan/Gesamtschulen --> 7
Sekolah Tinggi Pendidikan/Pädagogische Hochschulen  -->6
Sekolah Tinggi Agama/Theologische Hochschulen --> 16
Sekolah Musik dan Seni/Musik- und Kunsthochschulen --> 50
Fachhoschschulen --> 156
Perguruan Tinggi lain dengan status disamakan dengan Universitas --> 29
TOTAL --> 355

Perguruan tinggi yang masuk dalam kategori Universitas antara lain adalah Universitas/Universität (Uni), Sekolah Tinggi Teknik/Technische Hochschule (TH), Universitas Teknik/Technische Universität (TU), dan Sekolah Tinggi Pendidikan/Pädagogische Hochschule (PH).



Universitas/Universität (Uni)

Pada Universitas berlaku keseimbangan antara pengajaran dan penelitian. Gelar akademik yang diberikan di Universitas dari Diplom (semacam sarjana, S1 di Indonesia), Magister, Master dan Doktor. Hanya di Universitas kesempatan untuk Habilitasi dan menjadi pengajar Sekolah Tinggi atau Profesor diberikan. Demikian pula umumnya dengan gelar Doktor. Jika kita menginginkan jenjang pendidikan
sampai ke tingkat Doktor atau Profesor, sebaiknya memilih perguruan tinggi dalam kategori Universitas sebagai tujuan studi dan bukan Fachhochschule.

Pada beberapa fakultas bidang studi yang ditawarkan sangat beragam, meliputi antara lain; kedokteran, ilmu pengetahuan alam, hukum, sosial, ekonomi, lingkungan, pertanian, kehutanan, matematika, dan lain-lain.

Studi di Universitas sangat bergantung pada masing-masing mahasiswanya. Kita sendiri yang menentukan bidang studi, jumlah dan jenis mata kuliah yang akan diambil. Seluruh program studi kita di unversitas dapat dikatakan kita rencanakan sendiri. Terlebih-lebih kita juga yang menentukan kapan kita mau ujian. Tidak dikenal sistem wali sebagaimana di perguruan tinggi di Indonesia. Semua bergantung pada kita mutlak. Kenyataan ini bisa menjadi sangat menantang tetapi juga melenakan.
Terutama bagi kita pelajar Indonesia yang sejak kecil terbiasa dengan sistem pendidikan otoriter. Kita harus aktif, disiplin serta mendorong diri sendiri untuk maju dan tidak tertinggal. Beberapa fakta menunjukkan bahwa pelajar-pelajar kita mengalami banyak kesulitan untuk menyesuaikan di lingkungan pendidikan Universitas.

Data statistik menunjukkan bahwa usia rata-rata seseorang lulus program Diplom dari Universitas adalah 28,5 tahun, dengan lama waktu studi rata-rata 8,5 tahun. Bagi pelajar domestik sendiri studi di Universitas memang dianggap memakan waktu lebih lama dibanding jenis perguruan tinggi lainnya yakni Fachhochschule.

Sekolah Tinggi Teknik (TH) dan Universitas Teknik (TU)

Merupakan perguruan tinggi jenis Universitas, hanya saja memfokuskan lebih pada bidang keteknikan dan ilmu pengetahuan alam.

Fachhochschule

Sebagian besar pelajar Jerman memutuskan untuk melanjutkan studinya di Fachhochschule. Dikarenakan waktu studi yang lebih singkat dan lebih berorientasi praktek dibandingkan Universitas. Jadwal akademik yang ketat dibuat dan memang ditujukan agar mahasiswa Fachhochschule lulus dalam waktu yang lebih singkat. Jika kita berorientasi untuk kerja dan ingin studi yang lebih menghemat waktu, sebaiknya memilih Fachhochschule sebagai tujuan studi lanjut. Pada kenyataannya, secara umum lulusan Universitas dan Fachhochschule di perusahan-perusahaan memiliki kewenangan dan otoritas yang sama. Sebagian besar Engineer Jerman merupakan lulusan Fachhochschule, bukan dari Universitas. Pada Fachhochschule tidak diberikan gelar akademik Doktor. Walaupun untuk kasus tertentu dengan perjanjian kerjasama dimungkinkan melakukan program Doktor di Fachhochschule, namun kita akan mengalami kemungkinan yang sulit dengan prosedur bertele-tele. Selain itu perlu diperhatikan bahwa ijazah lulusan Diplom Fachhochschule ‚hanya‘ disetarakan sama dengan lulusan D4 di Indonesia oleh DIKTI.

Komentar

  1. kak sy ingin bertanya...
    ketika sudah lulus dari FH apakah kita bisa melanjutkan pendidikan dijerman ? dimana Uni/FH?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer